Rabu, 19 Mei 2010

Saatnya Bangun

Saat ini Kau sadarkan aku dari lelapku
Kau buka mataku dari pekatnya duniaku

Mungkin ini bukan madu seperti mimpiku
Namun ini lebih berharga dari intan berlian yang menghampiriku

Mungkin baru saja air mata ini meleleh
Namun dengan segera kaki ini dapat berlari

Mungkin ini pelajaran yang ingin Kau sampaikan
Sudah waktunya aku tidak lagi tuk menghindar

Pujiku PadaMu atas yang Kau berikan
Aku bahagia bersama kebahagian mereka

Semoga saja hati ini tetap membaja
Sampai akhir dari semua cerita tlah terbaca

Semoga bintang kan hadir pada malam ini
Hangat mentari menyinari di esok hari

Semoga api ini terus membara
Tuk hangatkan kehampaan jiwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar