Alhamdulillah sekarang Aufa sudah menginjak 23 bulan, insyaalloh kurang 1 bulan lagi perjuanganku untuk memberi Aufa ASI.
Jika diingat-ingat perjuangan yang lalu, maka Allah begitu baik kepadaku. Saat awal melahirkan dan waktu masih kuliah S2 dan harus susulan UTS sehingga ASI ku tiba-tiba tidak bisa keluar karena stress. Dan ketika aku membaca ASIP pada kulkas 1 pintu hanya bertahan 3 minggu sehingga aku harus membuang ASIP ku dan membeli Freezer baru. Atau ketika anakku mulai bigung punting dan ketika teman-temanku mengatakan jika tidak menyusu langsung maka ASI akan kering. Alhamdulillah semua itu sudah terlewati dengan ijin Nya.
Anakku sudah mulai bingung punting sejak umur 2 bulan lebih. Karena waktu itu aku harus kuliah malam, dan saat-saat terakhir Bapak sehingga aku harus meninggalkan anakku dan menemani Bapak di RS. Saat kembali bekerja karena kata teman-teman jika bingung punting maka ASI akan kering. Maka aku pun berusaha relaktasi. Mulai dari skin to skin sampai tidak memberi anakku makan sampai sore. Namun usaha ku sia-sia karena si tole lebih keras kemauannya dari ibunya. Alhasil aku pun tidak tega dan akhirnya kuberikan lagi botol susunya. Sejak itu aku pun mulai pasrah sampai kapan ASI ku bisa menyuplai kebutuhan si tole. Yang terpenting adalah aku berusaha dan percaya bahwa Allah pasti tidak diam.
Alhamdulillah semua terlewati, bagiku memberikan ASI untuk si kecil adalah merupakan usaha fisik dan psikis. Namun psikis adalah yang lebih dominan. Ketika tubuh capek karena kurang istirahat memang ASI akan berkurang tapi tidak significant. Tapi ketika psikis kita yang capek maka ASI pun berkurang drastis. Sehingga aku selalu mensugesti diriku untuk tidak stress karena kasihan si tole. Oh ya bagi-bagi rahasia tubuhku tetap langsing karena aku rajin pumping, so ibu-ibu jangan ragu-ragu ya ngasih ASI si kecil selama 2 tahun. Biar tetap langsing walaupun banyak makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar