Selasa, 07 Desember 2010

Seharusnya Negaraku (versi khayalanku)

Terinspirasi dari novel negri menara nih.. Hehehe di PM kan ada jasus atau istilah kerennya spy atau mata-mata yang siap mencari pelaku pelanggaran hukuman. Nah.. aku gak bayangin deh kalau di negeri ini gak usah ada yang namanya polisi tapi cukup jasus aja yang dia berada langsung di bawah mahkamah Tinggi (kaya di PM sih).

Jasus ini diambil dari para pelanggar kejahatan juga. Jadi setiap orang yang melakukan pelanggaran tidak akan dihukum tetapi cukup sijadikan jasus yang dikasih tugas mencari 5 pelanggar aturan selama 7 hari.Nah jika dalam 5 hari si jasus gak 5 palanggar misal dia hanya menumukan 4 masa masa berlaku jasusnya diperpanjang jadi 2 minggu dan dia harus menemukan 10 pelanggar. Dan begitu seterusnya. Seru kan... Tapi sepertinya negeri ini terlalu kotor untuk diberlakukan hukuman seperti itu.

Hm.. ato nyonto negeri kecil tetangga kita aja. Si negeri ahli nomor 1 bongkar muat container di dunia. Siapa lagi kalau bukan Singapura. Di sana kan tidak ada polisi, namun semua jalan cukup dipasang CCVT, setiap ada pelanggaran misal membuang sampah sembarangan maka pemerintah akan datang dan menghukumnya. Hukumannya cukup variatif jika dia wisatawan ia akan hanya dikenakan denda saja. Namun jika ia penduduk Singapura... ia akan denda plus uji mental. Uji mentalnya berupa memakai keplek bahwa ia kapok buang sampah sembarangan dan lari-lari di pantai selama jangka waktu tertentu sesuai berat tidaknya pelanggarannya.

Ato nyonto negara coklat nomor satu di dunia alias si Swish. Di sana tidak ada yang namanya tentara. Tapi tentu kita tahu dari mana jam tangan ARMY yang terkenal itu. Ya darimana lagi klo bukan dari Swish. Sebuah negara aman yang sering menjadi tempat rujukan para koruptor negara kita untuk menabung hasil koruptannya.

Udah ah mimpinya besok-besok lagi aja disambung lagi ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar