Minggu, 16 Oktober 2011

Enterprenur

Kalau baca judul di atas aku jadi inget saat-saat aku wawancara pekerjaan. Saat itu aku bilang ke beliau bahwa aku ingin mencari modal untuk ber enterprenur. Hehehe soalnya waktu itu aku sangat terobsesi dengan semboyan temanku "Lebih baik menjadi kepala cacing daripada menjadi ekor naga". Dan memang ia telah membuktikannya itu pada dunia dengan meninggalkan ekor naga yang pernah ia sandang. Sementara aku ??? GJ -_-

Awal masuk kerja disini semangatku masih membara, tapi di sisi lainnya aku ingin seperti teman kerjaku yang lain. Yang bagiku ia sangat profesional. Attitude, emosi pokoknya asik deh. Akhirnya sedikit demi sedikit aku mengubah semboyan yang semula terdengar begitu keras di telingku lama-lama menjadi bisikan sayu-sayu. Karena aku dan dia lumayan dekat dia pun mengingatkanku untuk berinvestasi ya semacam buat DRC lah jika ada kebutuhan mendadak ato terjadi sesuatu hal yang tak diingikan.

Ia pun mulai bercerita tentang investasinya baik berupa bangunan maupun ikut berwira usaha di kampung yang kebetulan ia sekampung denganku. Ia menyarankan aku untuk beli rumah, namun karena di keluargaku masih mengganggap bahwa seorang wanita single mempunyai rumah masih pamali aku pun tidak mengikuti sarannya.

Tak kurang akal ia pun mengajariku untuk sembunyi-sembunyi membeli rumah agar ortu gak tau. Tapi karena aku tipe orang polos tanpa bisa berbohong akhirnya aku menolaknya mentah-mentah. Akhirnya ia menyarankan aku beli ternak ato tanah bahkan emas. Setelah aku timbang-timbang plus baca artikel dan buku-buku akhirnya aku putuskan untuk investasi emas dan tanah.

Tapi aku sih lebih tertarik untuk inves emas, kenapa? Emas lebih mudah dijual dan emas tidak ada pajaknya(hehehe ini yang kucari). Ya walo tetep harus membayar zakat maalnya tapi aku lebih iklas rasanya bayar zakat daripada bayar pajak. Soalnya klo pajak banyak sih yang mengkorupsinya (alasan aja sih^_^). Tapi memang emas memiliki sifat yang sangat unik. Diantara perhiasan lainnya ia lah yang wajib dizakati.

Trus untuk emas yang aku inves adalah emas batangan, kenapa? karena ia 24 karat yang disertifikasi Antam jadi gak ada penyusutan sehingga ketika beli dan dijual lagi beratnya sama sedangkan harga tergantung harga pasaran emas waktu dijual. Dan saat membeli emas adalah saat emas sedang turun, bagaimana melihatnya? Ya memang harus rajin-rajin liat harga emas di website nya antam. Kalau untuk pembelian aku memilih untuk membeli di emas24karat.com karena disini harga emasnya lebih mudah daripada yang di antam. Oh ya perlu diketahui juga lebih baik beli emas batangan yang beratnya 50g ke atas karena kita tidak akan dibebani biaya cetak emas (Harga emas pergram yang lebih kecil dari 50gram lebih mahal karena dikenai biaya cetak). Oh ya satu lagi yang aku jadikan pegangan membeli emas jangan beli emas pada akhir tahun karena harganya pasti tinggi karena ada permintaan dari India untuk mas kawin pernihakan mereka. Disarankan sih pada awal-awal tahun untuk membelinya ato pada saat ada bencana pada negara yang keuangannya bergantung pada minyak bumi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar